Heboh, Wisata Tapak Batu Bengkulu Utara Nyaris Memakan Korban Terseret Ombak,Tim Pengawasan obyek Wisata Di Pertanyakan

Bengkulu Utara Sinarfakta.com – Objek wisata Tapak Batu Lais Kabupaten Bengkulu Utara,mejadi wisata favorit bagi para pengujung baik itu dari warga setempat maupun luar kabupaten Bengkulu utara itu sendiri,Namun sangat disayangkan Wisata yang  begitu banyak pengunjungnya tidak ada pengawasan dari tim – tim khusus yang telah dipersiapkan oleh pihak pemerintahan seperti tim SAR,Basarnas maupun tagana,”Kata Seorang warga setempat yang tak mau disebutkan namanya.

Terbukti Sekitar pukul 15.00 Wib Rabu (4/5/2022) masyarakat Kecamatan Lais Kabupaten Bengkulu Utara (BU) dihebohkan dengan pengunjung yang mandi pinggir pantai yang berada di wisata Pantai Tapak Batu Kecamatan Lais hanyut terseret ombak, namun beruntung setelah mendapatkan pertolongan korban yang berumur sekitar 7 tahun warga Desa Suka Langu  berhasil diselamatkan oleh warga setempat yang juga berada dilokasi kejadian.

“Ya, kejadian tersebut sekitar pukul 15.00, korban tersebut  berumur 7 tahun berhasil saya selamatkan,”kata Gunawan salah seorang warga yang menolong korban hanyut terbawa ombak sebut.

Namun dari aksi heroik penyelamatan tersebut membuat suasana mencekam lantaran warga yang menolong bocah tersebut ikut hanyut diseret ombak yang memang keadaan ombak yang cukup tinggi. Sehingga membuat warga yang berada dilokasi ikut membantu namun yang pada akhirnya semuanya telah selamatkan.

“Kalau ditotal ada hampir 10 orang yang ikut hanyut. Alhamdulillah semuanya selamat meski sempat membuat panik warga dan pengunjung yang berada dilokasi kejadian,”terangnya.

‘’Saya juga berharap kepada pihak pemerintah terkait agar kiranya dapat menurukan tim pengawasan seperti  SAR,BASARNAS,dan juga TAGANA ,dikarenakan seperti biasanya objek wisata Tapal Batu Kecamatan Lais Kabupateng Bengkulu ,untuk lebaran ke tiga dan selanjutnya semakin ramai pengunjungnya.yang jelas sampai satu minggu pasti objek wisata Tapal Batu Selalu ramai,otomatis pengawasan lebih di perketat lagi dan kami sebagai warga setempat siap untuk membantu,”Ucap Gunawan.

Hal senada yang diungkapkan oleh Kepala Desa Pal 30, Budiman yang juga berada dilokasi kejadian membenarkan kejadian tersebut,salah seorang pengunjung yang masih berusia sekitar 7 tahun warga suka langu hanyut terseret ombak yang mebuta wrag sekitar dan pengunjung berbondong bondong menyelamatkan, namun aksi penyelamatan tersebut ikut menyeret warga yang menolong Korban membuat suasana yang semakin panik.

“Ya benar, allhamdulillah semuanya selamat dan baik korban dan warga saat ini sudah pulang, tapi dengan kejadian ini saya berharap intansi terkait harus lebih waspada tentang pelayanan kepada masyarakat usus nya terkait dengan kejadian ini.”pukasnya

Dalam kesempatan tersebut juga dirinya mengimbau kepada pengunjung untuk dapat berhati-hati saat bermain dipinggir bibir pantai dan kalau bisa untuk tidak mandi. Apalagi kepada orang tua yang membawa anak-anak untuk dapat memeperhatikan betul anak-anaknya.

“Saya selaku pihak pemerintah desa mengimbau Agar masyarakat berhati hati saat bermain dipinggir bibir pantai kalau bisa jangan mandi karena kondisi ombak saat ini cukup tinggi,”pungkasnya.[gunawan]

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.