Tanjung Mulya Bersholawat Bersama Kiyai Jalaludin Ar Rumi

Tanjung Mulya Bersholawat Bersama Kiyai Jalaludin Ar Rumi

Sinarfakta,com -Dalam Menyambut Hari Islam 1444 Hijriah yang sering di laksanakan setiap tahun, yang sebutan satu suro atau hari kramat ini, Kepala Desa Tanjung Mulya Wardoyo menyampaikan kepada seluruh warga yang telah mendukung kegiatan bersholawat di desa ini,

“Wardoyo juga berharap seusai bersholawat bersama ini siapa tau besok sawit segera cepat naik, dan tidak lupa Kepala Tanjung Mulya Kecamatan XIV koto Kabupaten Mukomuko (1/8/22).ini meminta ke Ajaiban dari Allah supaya penyakit dirinya di sembuhkan atau di angkat dibulan yang selalu di kramatkan oleh sebagian orang di bulam Muharam ini,” pinta Wardoyo.

Masih di Tempat yang sama Kiyai Jalaludin Ar Rumi seusai memimpin bersholawat berharap kepada seluruh masyarakat Desa Tanjung Mulya dan sekitarnya selalu di berikan kesehatan selalu seusai Sholawat yang di laksanakan di lapangan ini.

 

Tangjung Mulia Bersholawat Foto[Nt-35]

 

“Ar Rumi juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam bersholawat supaya tidak meninggalkan Sholat biar keadaan apapun tetap menjalankan sholat lima waktu jangan sampai di tinggalkan, memang di zaman Nabi dahulu tidak ada di laksanakan memeringati Hari Islam , tetapi karena ini adalah bentuk kekompakan dan kekuatan orang Islam,.dan kegiatan ini tidak dilarang oleh aturan, begitu juga saya berharap kepada Masyarakat yang mengikuti bersholawat supaya tidak melaksanakan maksiat apapun dibulan Muharam ini, karena sekali saja yang melakukan maksiat yang di luar syariat dari Islam orang tersebut akan di laknat sampai tujuh turunan, dan jangan lupa selalu bersholawat dan bersedekah karena ini yang bisa menolong kita ke akhirat , apa bila ada tetangga yang jahat doakan supaya mereka tidak jahat ,dan yang jahat mintalah doa kepada orang yang baik apa ini bisa kita lakukan maka niscaya hidup kita akan tenang sampai air hayat,” Tutup Ar Rumi. ( Nt 35).

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.