Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Nining Fawely Pasju,ANBK Ini Diinisiasi Sebagai pengganti Ujian Nasional (UN)

Kepahiang Sinarfakta.com--Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menginisiasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk SD, SMP, dan SMA sederajat. ANBK ini diinisiasi sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Lalu apa bedanya?

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Nining Fawely Pasju menjelaskan, ada tiga  instrumen yang diterapkan pada ANBK, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

 

foto ;[istimewah]
“ANBK ini tidak terlihat lebih menakutkan seperti UN. Kemudian, biayanya lebih murah. Mengapa? Karena tidak ada kertas, tidak butuh biaya distribusi soal kertas, pengamanan distribusi dan sebagainya. Dalam ANBK juga ada tiga instrumen yang penilaiannya lebih adil,” kata Nining.

Ia juga mengatakan, dengan ANBK permasalahan kebocoran soal dan praktik-praktik kecurangan dalam ujian akan terminimalisir.

“Proses asesmen juga lebih santai, peserta tidak harus disibukkan dengan menghitamkan atau melingkari jawaban,” imbuhnya.Dikutip dari situs resmi Direktorat SMP Kemdikbud Ristek, ANBK adalah sebuah evaluasi yang dilakukan pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. Dalam pelaksanaannya, ANBK dilakukan dalam dua mode, yakni ANBK moda online dan semi online. ANBK online harus dilakukan dengan sebuah komputer dengan memiiki akses internet yang stabil, hal ini digunakan oleh client untuk terhubung dengan Pusat Asesmen dan Pengajar Selain itu, pada ANBK online juga diharuskan memiliki sebuah komputer protokol yang berguna untuk membuka token. Sedangkan ANBK semi online, komputer client tidak memiliki akses internet secara langsung. Sehingga komputer client akan terhubung dengan komputer protokol yang memiliki akses internet melalui jaringan LAN.  ( adv-SAPARUDIN).

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.