Bengkulu Bergairah dengan Revolusi Literasi: Kartu SAKTI Mengubah Pengalaman Berpustaka

0

Bengkulu sinarfakta.com- Kolaborasi yang mengejutkan antara Perpustakaan Nasional Indonesia (Perpusnas) dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu telah memunculkan sebuah peristiwa yang luar biasa pada hari Senin, 3 Mei 2024. Apa itu? Pengungkapan Kartu Keanggotaan Terintegrasi SAKTI dan sosialisasi yang bersemangat tentang layanan Perpusnas.

Bayangkan suasana Aula yang megah di lantai ketiga Gedung DPK di Provinsi Bengkulu yang dipenuhi dengan kegembiraan, dihadiri oleh kerumunan yang beragam, mulai dari 40 perpustakaan kabupaten/kota, 14 departemen perpustakaan pemerintah, 12 perpustakaan desa, 10 perpustakaan komunitas, 8 perguruan tinggi, 40 sekolah, dan 6 perpustakaan institusi vertikal, serta 20 perwakilan DPK.

Lalu, apa yang sedang dibicarakan? Mari berkenalan dengan Kartu SAKTI yang revolusioner ini. Kartu ajaib ini, didukung oleh Nomor Induk Kependudukan (NIK) Anda, dengan mulus mengintegrasikan layanan perpustakaan secara nasional. Bayangkan menjadi anggota perpustakaan lokal di Bengkulu dan dengan cepat mengakses harta karun Perpustakaan Nasional di Jakarta, tanpa harus keluar dari kota kelahiran Anda. Itulah kekuatan Kartu SAKTI.

H. Meri Sasdi, M.Pd, kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dengan penuh semangat menangkap inti dari inisiatif transformatif ini dalam pidatonya. “Kartu SAKTI menjadi gerbang bagi masyarakat Bengkulu untuk mengakses koleksi-koleksi berharga dari Perpusnas RI. Ini merupakan langkah nyata menuju demokratisasi akses terhadap materi bacaan berkualitas di seluruh nusantara,” tegasnya.

Dan inovasi ini tidak berhenti di situ. Drs. Agus Sutoyo, M.Si, figur terkemuka dari Perpusnas RI, menyampaikan pentingnya integrasi ini, mengutip regulasi terbaru yang ditetapkan dalam Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Indonesia Nomor 6 Tahun 2021. Dengan Kartu SAKTI, pencarian bahan bacaan berkualitas menjadi lebih mudah bagi komunitas di pelosok negeri, memupuk budaya literasi dan melebarkan wawasan para pemimpin masa depan kita.

Menambah semangat dalam acara ini adalah pembicara terhormat dari Perpusnas RI, termasuk Yuli Maryani, M.Si., Sutrilastio, SS., M.Hum, dan Resti Fatmawati, S.I.Pust, yang memukau audiens dengan wawasan dan keahlian mereka tentang keajaiban Kartu SAKTI.

Dengan Bengkulu mengambil langkah-langkah berani menuju masa depan literasi yang lebih cerah, satu hal yang pasti: lembaran-lembaran revolusi literasi Indonesia sedang ditulis, satu kartu perpustakaan pada satu waktu.

 

Pewarta ; izwandi

editing ; sri rahmawati

Leave A Reply

Your email address will not be published.