Klarifikasi dari Guru Besar Hukum: Kewenangan Kejaksaan Bukan ‘Superbody

0

Bengkulu sinarfakta.com- Guru Besar Ilmu Hukum, Suparji Ahmad, dari Universitas Al-Azhar, menyoroti perdebatan seputar peran Kejaksaan yang disebut sebagai lembaga “Superbody” dalam beberapa pemberitaan media. Menurutnya, Kejaksaan memang memiliki kewenangan khusus dalam penegakan hukum terkait tindak pidana korupsi, seperti penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan.

Namun, Suparji menegaskan bahwa pemberian kewenangan tersebut tidaklah aneh, terutama dalam kasus-kasus yang sulit untuk dibuktikan, seperti tindak pidana korupsi dengan modus yang rumit. Ia juga menekankan bahwa peran Kejaksaan seharusnya dipandang dari sudut kinerjanya dalam melayani kepentingan masyarakat, bukan semata-mata dalam persaingan memperebutkan kewenangan.

Mengenai kasus Timah, Suparji menyoroti bahwa penanganan melalui instrumen tindak pidana korupsi memungkinkan pembongkaran sistem jahat atau mafia di sektor pertambangan. Hal ini dianggapnya lebih efektif daripada hanya mengandalkan penegakan hukum administratif yang cenderung hanya menjangkau pelaku-pelaku kecil.

Suparji juga mengkritisi pemberitaan yang dinilai menyudutkan Kejaksaan dan mengaitkannya dengan serangan balik dari pihak koruptor. Menurutnya, masyarakat harus bijak dalam menilai setiap permasalahan dengan pikiran yang jernih, dan tidak mudah terpengaruh oleh upaya-upaya untuk memperpecah belah penegak hukum.

pewarta ; indra gunawan

editor;srirahmawati

Leave A Reply

Your email address will not be published.