Pemkot Bengkulu Lakukan Vaksinasi Rabies untuk Cegah Penyakit Mematikan

0

Bengkulu sinarfakta.com- Penyakit rabies yang disebabkan oleh gigitan hewan seperti anjing, kucing, dan kera menjadi ancaman serius karena dapat berujung pada kematian jika tidak segera ditangani secara medis. Oleh karena itu, tindakan pencegahan rabies menjadi hal yang sangat penting.

Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bidang Kesehatan Hewan mulai melaksanakan vaksinasi kepada hewan peliharaan sebagai upaya pencegahan. Adriansyah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, mengungkapkan bahwa sudah beberapa hari ini pihaknya melakukan kegiatan vaksinasi di beberapa kelurahan dengan total 500 dosis vaksin.

“Kami mendapatkan 500 dosis vaksin rabies dari APBN. Hingga saat ini, kami telah melakukan vaksinasi di 6 kelurahan. Jenis hewan yang kami vaksinasi meliputi anjing, kucing, dan kera,” ujar Adriansyah.

Meskipun belum ada kasus positif rabies untuk tahun 2024 di Kota Bengkulu, namun jumlah kasus gigitan cukup signifikan, terutama oleh anjing. Henny Kusuma Dewi, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, menambahkan bahwa mereka selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dalam menangani kasus-kasus gigitan.

“Alhamdulillah, belum ada kasus positif rabies, tapi kasus gigitan cukup banyak. Untuk penanganan, kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Jika terjadi gigitan, kami menangani hewan, sementara Dinas Kesehatan menangani korban,” jelas Henny.

Vaksinasi rabies dilakukan setiap tahun atau diberikan booster setiap tahunnya, sesuai dengan himbauan dari Henny kepada masyarakat untuk segera mencuci luka gigitan hewan dengan air mengalir dan detergent selama 10-15 menit. Selanjutnya, keringkan dengan lap bersih, beri yodium tincture, dan segera datang ke Puskesmas untuk mendapatkan vaksin anti rabies. Hewan yang menggigit juga akan diamati selama 10-14 hari untuk memastikan tidak terjadi penularan rabies.

pewarta ; indra gunawan

editor ; sri rahmawati

Leave A Reply

Your email address will not be published.