H Zulhanani SE. MM, berikan semangat motivasi dan dukungan pada masyarakat dengan tema “Ekonomi Desa Bangkit, Masyarakat Sejahtera

Sinarfakta.com-Cegah angka stunting meningkat di Provinsi Bengkulu, H Zulhanani SE. MM, berikan semangat motivasi dan dukungan pada masyarakat dengan tema “Ekonomi Desa Bangkit, Masyarakat Sejahtera”, di desa Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit, Kamis, 02/06/2022.

Stunting saat ini tengah banyak diperbincangkan oleh berbagai instansi dan kalangan, terutama bagaimana segala lini bisa memberikan kontribusi untuk tidak meningkatnya angka Stunting di Provinsi Bengkulu, seperti halnya yang turut dilakukan oleh KETUA BIDANG EKONOMI, Badan Musyawarah Masyarakat Provinsi Bengkulu (BMMPB), Zulhanani atau yang sering disapa Bang Bans, yang ikut serta memberikan peran untuk memberikan dukungan dan edukasi kepada masyarakat kecil untuk meningkatkan perekonomian di desa.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak akan mengalami pendek usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Balita pendek (stunted) dan sangat penting (severety stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) dan tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO-MGRS tahun 2006.

Dan saat ini, angka stunting di Provinsi Bengkulu mencapai 22,1 persen.

Dalam sambutan, bang Hans menyampaikan bahwasanya, permasalahan stunting pada usia dini terutama pada periode 1000 HPK,
akan berdampak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Stunting menyebabkan organ tubuh tidak tumbuh dan berkembang secara optimal, kematian balita di dunia dan menyebabkan hilangnya SDM, dalam jangka pendek, stunting menyebabkan gagal tumbuh,
hambatan perkembangan kognitif dan motorik, dan tidak optimalnya ukuran fisik .

 

tubuh serta gangguan metabolisme

Sedangkan dalam jangka panjang, stunting
menyebabkan menurunnya kapasitas intelektual. Mengingat begitu
serius dampak stunting terhadap anak, oleh karena itu topik mengenai stunting menjadi penting untuk di sosialisasikan ke desa-desa yang ada di provinsi Bengkulu.

“Alhamdulilah, Hari ini saya berkesempatan memberikan kontribusi saya sebagai putra daerah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat saat ini berkesempatan di Desa Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit, Saya berharap angka stunting di Bengkulu bisa turun drastis hingga angka 14%, karena stunting ini akan berdampak sangat besar pada regenerasi dan SDM selanjutnya, sehingga kita semua harus bersama-sama memberikan upaya bagaimana angka stunting bisa turun dan masyarakat di Provinsi Bengkulu, aman dan sejahtera” ujar bang Hans saat sesi wawancara.Red]

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.