Penurunan Angka Stunting Tanggung Jawab Semua Pihak

 

Sinarfakta.com-Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto secara resmi membuka Forum Koordinasi Penilaian Pemprov Terhadap Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Bengkulu Tahun 2022, (31/05/2022).

Penurunan angka stunting terus diupayakan oleh Pemerintah Provinsi juga Kabupaten/Kota, salah satunya melalui Pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Penurunan Stunting, yang diantaranya adalah melakukan identifikasi sebaran stunting, ketersediaan program, dan kendala dalam pelaksanaan integrasi intervensi gizi, juga menyusun rencana kegiatan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi.

“Ini dalam rangka sejauh mana kabupaten/kota fokus terkait dengan upaya – upaya pemerintah dalam rangka untuk penurunan angka stunting, karena bagaimana pun juga itu merupakan tanggung jawab kita bersama,” jelas Asisten III Gotri Suyanto.

Ditambahkan Gotri Suyanto bahwa masalah gizi anak harus menjadi perhatian semua pihak terutama pemerintah daerah, baik itu Provinsi, Kabupaten/Kota, sehingga ke depan angka stunting itu semakin menurun, dan pendidikan anak juga semakin baik. Karena menurut Gotri stunting juga mempengaruhi kualitas pendidikan di mana kekurangan gizi, tubuh pendek, juga dampak akan kurangnya intelegensi.

 

“Penurunan angka stunting ini diharapkan gizi anak tambah baik, kecerdasan anak tambah meningkat, sehingga nantinya generasi yang akan datang ini akan lahir anak – anak yang punya intelegensia, punya kecerdasan yang jauh lebih baik,” terang Gotri.

Disampaikan Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri bahwa Penilaian Kinerja Penurunan Stunting adalah kegiatan yang dilakukan Pemprov guna melakukan evaluasi kinerja Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergasi Penurunan Stunting melalui instrumen yang telah disediakan.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan setiap tahunnya dan pada tahun ini kinerja penurunan stunting dilakukan untuk empat Kabupaten yakni Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Selatan dan Kaur.

“Tujuannya adalah untuk mengukur tingkat kinerja Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergasi Penurunan Stunting, juga memastikan akuntabilitas kinerja Kabupaten/Kota,” jelas Isnan Fajri.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.